Warek Lampung Wadah Pemuda untuk mengakomodasi mimpi anak muda.

166

Bandar Lampung (PN) – Beberapa pemuda dari berbagai latar belakang seperti aktivis, mahasiswa, organisasi kepemudaan, BEM, influencer dan tokoh pemuda menggelar deklarasi Warek Lampung di Taman Anggur, Telukbetung Utara, Bandarlampung. Ini adalah bentuk dedikasi kaum muda terhadap Lampung.

Pendiri Warek Lampung Guntur Muhammad Rafly, S.Si., mengatakan pentingnya kolaborasi antara pemuda. Dalam perubahan zaman yang sangat cepat memerlukan kolaborasi untuk menyelesaikan masalah. Warek Lampung mencita-citakan hadirnya sebuah ruang atau wadah untuk mengakomodasi mimpi anak muda dalam menuju Lampung MAJU (Makmur & Juara).

“Maka, pada hari ini kami mendeklarasikan gerakan layaknya para pemuda terdahulu dalam berbagai momentum bersejarah, namun dengan spirit yang lebih besar yaitu, “WAREK LAMPUNG”, Sabtu (09/03/2024).

Menurut Guntur dalam sejarah perubahan yang terjadi di Indonesia selalu digerakkan oleh pemuda. Ia mencontohkan momentum kebangkitan nasional 1908, sumpah pemuda 1928, hingga kemerdekaan 1945. Pun dengan Rentetan peristiwa besar seperti 1968, 1974, dan reformasi 1998 juga didorong oleh pemuda.

A.M Mario Sianturi S.Si., mengatakan lahirnya Warek Lampung ini adalah ikhtiar untuk menuliskan kembali sejarah dan menyerukan kepada seluruh pemuda di Lampung agar bersama-sama untuk bahu membahu, demi mewujudkan Lampung MAJU (Makmur & Juara) tidak cukup hanya dengan berwacana tetapi harus dengan langkah nyata.

“Sehingga merupakan suatu bentuk pengkhianatan ketika pemuda memilih untuk berdiam diri dan bermalas-malasan, melainkan kita semua harus segera kolaborasi, beraksi, dan berdampak nyata bagi Lampung,” ujar Mario.

Salah satu pemuda Alissa Eka Cahyani Putri S.Sos., dalam kesempatan tersebut mengatakan pemuda tidak hanya sebagai pemilik masa depan, tapi juga pemilik masa kini. Dengan keterlibatan pemuda yang dominan dalam pilkada mendatang, ia percaya Warek Lampung memiliki potensi besar dalam menentukan arah ke depannya.

“Anak muda selalu dikatakan sebagai pemilik masa depan, tapi saya kurang sepakat. Karena bagi saya pemuda bukan hanya pemilik masa depan, tapi juga pemilik masa kini. Apalagi misalnya menjelang momentum pilkada 2024, 49 Persen pemilih adalah kelompok Milenial dan Gen Z sehingga akan sangat menentukan arah Lampung kedepan” kata Alissa yang dikenal sebagai seorang aktivis yang getol memperjuangkan isu-isu perlindungan anak dan keperempuanan.

Alissa Eka Cahyani Putri S.Sos., melihat deklarator Warek Lampung yang terdiri dari generasi milenial dan gen Z, ia percaya bahwa Warek Lampung dapat mendorong lahirnya gerakan besar di Lampung. Namun ia berharap ke depan ada konsistensi dan langkah nyata yang dihasilkan pasca adanya deklarasi ini.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini