Lapor Pak Bupati!!! Desa Suka Negeri Krisis Kepemimpinan.

181

Pringsewu (PN) – Masyarakat Pekon Suka Negeri, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu resah atas kepemimpinan Kepala Pekon (Kakon) Bun Yana. K, pasal nya masyarakat sangat resah atas kelakuan Bun Yana. K yang sering jarang masup kantor dan jarang berada di pekon, sehingga masyarakat susah menemui untuk terjamin nya mutu pelayanan publik yang baik.

Masyarakat pekon suka negeri pun merencanakan ingin membuat “Mosi tidak percaya” Atas kepemimpinan kepala pekon Bun Yana. K yang tidak transparan tentang anggaran dana desa kepada masyarakat, dan dengan landasan “Pekon Suka Negeri Krisis pemimpinan” Atas jarang nya Kepala Pekon berada di Pekon dan jarang nya Kepala pekon ada di kantor desa.

Salah satu masyarakat yang mewakili masyarakat desa suka negeri yang minta nama nya untuk tidak di sebut kan menyampaikan kepada awak media maksud dan tujuan ingin membuat “MOSI TIDAK PERCAYA DAN PEKON SUKA NEGERI KRISIS KEPEMIMPINAN” Agar Bupati Pringsewu dan APH tau apa yang menjadi kehendak dan keinginan dari masyarakat suka negeri.

“Kami atas nama masyarakat pekon suka negeri Dengan menyatakan Kepala Pekon yang saat ini membuat “MOSI TIDAK PERCAYA” karena selama kinerja nya dengan kurung waktu saat ini kepala pekon tidak ada di tempat (desa), kebanyakan waktu nya kepala pekon ada di bandar lampung,” Tegasnya dengan suara yang lantang. Minggu, 28 April 2024.

Lanjut ia menyampaikan kepada pewarta dengan detail perihal Mosi Tidak Percaya tersebut terdapat adanya Krisis Kepemimpinan di pekon.

“Dengan membuat ” MOSI TIDAK PERCAYA” ini kami masyarakat suka negeri ini mengalami krisis kepemimpinan karna beberapa kejadian kakon tidak ada di tempat, ada nya di bandar lampung sehingga masyarakat susah menemui ketika ada urusan di pekon,”keluh masyarakat itu.

Lalu ia juga menyampaikan di Pekon Suka Negeri, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu. Banyak sekali terjadi masalah atas kepemimpinan Bun Yana. K selaku kepala pekon tersebut.

“Bukan masalah itu saja, di pekon suka negeri ini pun banyak masalah, mengenai masalah blt, mengenai masalah bansos, yang lucu lagi ketua Badan Hippun Pemekonan (BHP) mendapatkan blt dan bansos. Kami siap menjelaskan dan siap adu data terkait blt dan bansos dan juga aparatur nya banyak yang dapat bansos,” Ucapnya

“Lanjut tokoh masyarakat itu, Karna apa pun bentuk nya ini pekon kita, bukan pekon sepenuh nya pak lurah, pekon ini masyarakat yang punya, lalu mengenai terkait wifi memang ada di balai pekon tetapi kan tidak mungkin sampai sebesar itu anggaran nya. Anggaran wifi sampai 70 jutaan itu wifi apa bisa anggaran sebesar itu,”

“Dikatakan nya juga, Kalo terkait bibit buah buahan dulu betul ada bibit buah serkaya tetapi kan kalau dengan anggaran segitu itu kebesaran. Dan anggaran rehab gedung posyandu itu juga terlalu besar tidak masup akal tidak sesuai dan tidak benar. Itu yang sangat saya sayangi dengan kepala pekon” Tutupnya.

Di saat pewarta mengkonfirmasi terhadap Kepala Pekon perihal persoalan di atas melalui Pesan dan Telfon WhatsApp pribadi nya, namun Kepala Pekon tidak merespon dan mengabaikan nya, sampai berita ini di muat kakon suka negeri tidak bisa di hubungi.

(Red)

 

Pekon Suka Negeri, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu. Untuk di ketahui di beritakan sebelumnya dalam link : :https://painews.id/lapor-inspektorat-kakon-suka-negeri-di-duga-selewengkan-anggaran-dana-desa/

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini