Pelayanan Kapal Expres Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni Dan Merak Mengecawakan

334

(Painews.id) Lampung Selatan –BAKAUHENI/MERAK- Keluhan atas pelayanan dermaga eksekutif di Pelabuhan Bakauheni diterima oleh Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Lampung (Dapil) Lampung I Drs. H. Mukhlis Basri di Rumah Aspirasi Sukarame Bandarlampung.

“Pada hari Sabtu (12/12) Kami memesan tiket dengan Aplikasi FERIZY sesuai ketentuan pemerintah seharga 591.000 Rupiah. Tujuan Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak dengan jadwal keberangkatan Pukul 21.15 Wib. Tapi apa yang terjadi, Ketika kami tiba Pukul 20.30 Wib. Kami tidak bisa masuk lagi naik kapal karena kapal dinyatakan penuh”, Terang Samsul Anwar Warga Pesisir Barat, Lampung.

“Kami berharap bisa naik di jadwal keberangkatan berikutnya yakni pukul 22.30 Wib, Tapi ternyata dinyatakan penuh juga. Akhirnya kami bisa naik dijadwal kapal selanjutnya yakni pukul 23.15 Wib. Naik kapal 23.30 Wib, Kapal berangkat sekitar Pukul 00.00 Wib. Menempuh perjalanan hampir 2 jam, Katanya 1 Jam sampai 1.5 jam diperjalanan nyatanya 2 Jam. Pukul 02.00 kapal bersandar di Pelabuhan Merak, Turun dari kapal 02.30 Wib”, Tambah Tokoh Masyarakat tersebut.

Berdasarkan investigasi DPP LSM.MAJAS, “Dugaan penuhnya kapal di Pelabuhan Bakauheni Lampung karena banyaknya Petugas maupun Calo yang menaikkan menumpang ke Kapal Express di Dermaga Eksekutif *TANPA TIKET*, Sehingga kapal penuh sampai dua kali terlewati seperti yang dialami Samsul Anwar dan Keluarga”, Terang Tarmizi Tihang Ketua Umum DPP LSM MAJAS.

“Nah, Menariknya ketika akan kembali ke Lampung pada Senin (14/12) di Pelabuhan Merak. Kami sudah memesan Tiket melalui aplikasi Ferizy tujuan Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni. Di tiket kami pukul 23.30 Wib, Kami tiba telat pukul 00.05 Wib.. Kami pikir kan seperti pengalaman di Pelabuhan Bakauheni tidak perlu sesuai tiket Ferizy. Nyatanya kami diminta oleh petugas untuk pesan tiket ulang, Karena tiket kami yang pukul 23.30 Wib dinyatakan hangus”, Ungkap Samsul dengan Mimik sedih.

“Saat itu kucoba untuk pesan ulang tiket di aplikasi Ferizy untuk Jadwal berikutnya pukul 00.30 Wib, Tapi susah untuk konek bahkan muncul tiket tersisa 2 dan tiket habis di Aplikasi. Karena mendesak Saya turun untuk minta bantuan petugas. Oleh petugas, Kami diarahkan membeli tiket di calo pinggir jalan dekat arah pintu tol Merak. Setelah tiket dari calo yang punya pos dipinggir jalan kami dapatkan, kami kembali ke Pelabuhan merak dan langsung bisa naik kapal”, Papar Ayah 3 Anak itu.

Atas hal tersebut didapat fakta berdasar Investigasi LSM MAJAS, “Betul. Di pelabuhan Merak Banten memang nyaris tanpa Calo didalam area pelabuhan. Calo membuat pos diluar area pelabuhan, Mereka orang swasta dan bukan petugas ASDP, Dishub maupun aparat Polri/TNI. Beda dengan di Pelabuhan Bakauheni Lampung, Didalam area pelabuhan bisa kIta temukan calo swasta maupun calo petugas dan aparat”, Tambah Tarmizi Tihang yang juga Putera Lampung tersebut.

“Pertanyaan kami ini yang benar yang mana. Apakah ferizy hanya formalitas saja seperti di Bakauheni atau tiket ferizy memang berlaku seperti di pelabuhan Merak. Kami hanya ingin meneruskan keluh kesah kami ke Presiden Jokowi melalui Wakil kami di DPR RI Bapak Mukhlis Basri. Jangan sampai Rresiden yang kami dukung sudah bagus buat program kerja dari tol sampai pembenahan di pelabuhan penyeberangan Bakauheni dan Merak. Tapi citranya dirusak oleh pelaksana dilapangan baik oknum ASDP, Dishub setempat maupun aparat baik Polri dan TNI yang kesemuanya digaji oleh negara dari uang Rakyat”, Tutup Samsul Anwar yang mantan Pengurus salah satu Partai.

Atas laporan tersebut, Anggota DPR RI Komisi I Mukhlis Basri berjanji akan mempertanyakan hal tersebut dipembukaan sidang paripurna DPR RI nanti. “Meski BUMN ASDP, Kementerian Perhubungan dan Polri bukan di Komisi Saya. Tapi keluhan masyarakat tersebut akan kita sampaikan. Sesuai hak pengawasan sebagai Anggota DPR RI, agar semua berjalan sesuai yang Pemerintah dan Kita semua harapkan”, Tegas Mantan Bupati Lampung Barat 2 Periode tersebut. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini