Painews
Daerah Hukum

Inspektorat Masih Melakukan Proses Investigasi Dugaan Pengerasan Aspal Lapen Asal-asalan

(Painewa.id)Pesisir Barat – Pembangunan lapen di Pemangku Kayu Agung Pekon (Desa) Sumber Agung Kecamatan Ngambur Pesisir Barat di duga asal asalan.

Pada tahun 2019 pemangku kayu agung pekon (desa) sumber agung, telah melaksanakan pekerjaan pengerasan jalan aspal lapen dengan sumber dana anggaran. dana desa (DD) sepanjang seribu lima puluh meter (1.050) lebar 2,5 meter, dengan besar biaya Rp.261.361.200. yang berada di pemangku kayu agung.

Terkait duggaan kerugian uang negara dalam pelaksanaan pengerasan jalan aspal lapen. dengan menggunakan kucuran anggaran dana desa (DD) yang mana telah di atur kegunaannya masing masing salah satunya pengerasan jalan aspal lapen, di pemangku kayu agung pekon (desa) sumber agung.

Edi Muhtar selaku Kepala Inspektorat Pesisir Barat mengatakan, masih melakukan investigasi ke lokasi yang tempatnya di pemangku kayu agung pekon (desa) sumber agung, mohon bersabar adinda kami masih melakukan investigasi terkait dugaan tersebut, “tegasnya, Selasa. (11/02/20).

Menurut aturan yang sesuai dengan spek/RAB. pembangunan lapen yang seharusnya pengerasan jalan aspal lapen menggunakan matrial batu seplit ukuran 5×3. 3×2. 2×1. dan di siram dengan abu batu sesuai dengan juklak juknis (RAB) yang sudah di tentukan.

Namun sangat di sayangkan dengan adanya pekerjaan tersebut masyarakat pemangku kayu agung pekon (desa) sumber agung merasa kecewa di duga pekerjaan pengerasan jalan aspal lapen tidak sesuai dengan spek/RAB, karna sangat terlihat pembangunan tersebut di duga menggunakan batu seplit ukuran 3×4 dan 2×3 dan di siram dengan sirtu saja, sehingga terlihat asal asalan.

Salah satu warga yang enggan di sebutkan identitasnya mengatakan kepada wartawan. Mengenai pembangunan jalan lapen yang sudah dikerjakan oleh desa dan team pelaksana kerja (TPK). terus terang kami selaku masyarakat pemangku kayu agung pekon (desa) sumber agung sangat kecewa karna pekerjaan di duga asal asalan,”Tentunya kami sebagai masyarakat memohon kepada inspektorat dan dinas terkait untuk meninjau dan menindak lanjuti pekerjaan yang di duga asal asalan,”ujar warga.

Hermansyah S.kom. selaku PJ peratin (kades) saat di konfirmasi via phonsel (26/01), menjelaskan pada tahun 2019 lalu pemangku kayu agung pekon (desa) sumber agung telah membangunan jalan aspal lapen sepanjang 1050 centi meter lebar 2,5 centi meter dan tebal 4.senti meter. dengan dana anggaran dana desa (DD) sebesar Rp261.361.200.dan menggunakan matrial batu seplit ukuran 3×4. 2×3. dan aspal sebanya 49 drum. artinya kita selalu berusaha untuk kebaikan pekon (desa) kita.

Sebelumnya saya meminta kepada pihak monitoring seperti inspektorat irban dan pihak kecamatan team pendamping desa agar memantau menyampaikan apa kekurangan tentang pembangunan desa sumber agung bahwasanya saya tidak pernah merasa benar tapi hasil pantauan pihak terkait seprti inspektorat irban mengatakan itu mantap,”kilahnya. (Tim)

Related posts

LP Kekerasan Seksual Anak Dibawah Umur Di Polres Lamtim, AKP Faria Arista : Proses Hukum Tetap Berlanjut

Tobi

Komisi IV Sidak di PT.Sinar Bambu Kencana (SBK)

Tobi

KWRI Lampung Utara Gelar Penyuluhan Hukum

Tobi
Share via