Painews
DaerahHukum

Waduuuh…..!! Kok Bisa…, BP Batam Salurkan Bantuan Covid -19 tahap 4, Sarden Kaleng Asal China yang tak Berlabel Halal dari MUI

Bantuan Covid 19 Kepala BP Batam yang diduga tidak ada memiliki  label Halal dari MUI.

(Painews.id) Batam —Hasil temuan kantor berita painews.id kota Batam terkait program pemerintah dalam mengantisipasi masyarakat yang terdampak Pandemi corona Covid -19  secara Nasional khususnya di kota Batam, salah satu di antaranya  adalah bantuan sembako yg disalurkan pemerintah setempat melalui kelurahan sesuai data Rt/Rw, dimana harapan nantinya kalau bantuan tersebut dapat membantu masyarakat yg terdampak Pandemi corona Covid 19 terutama yg tergolong masyarakat tak mampu.

Program yg di luncurkan Pemerintah ini tentunya sangat membuat senang masyarakat di seluruh tanah air khususnya di kota Batam.

Tapi lain dengan suasana belakangan ini yang  diketahui oleh Tim dari kantor berita painews.id, dengan mulainya berkembang pernyataan pernyataan yang kurang sedap mulai berkembang belakangan ini,  masyarakat Batam yang notabene memiliki hampir 90 % muslim.

Pasalnya  dalam paket sembako yang di salurkan BP Batam Agustus 2020 ini ada sebuah item yang tidak memiliki Label halal dari MUI Kota Batam.

8 buah item isi paket tersebut diantanya Beras 10 kg ,minyak 2 kg,susu 2 kaleng, Biskuit 1 bungkus,indomie  10 bungkus, syrup .1 botol , 1 kotak Teh celup & 1 kaleng Sarden

Bantuan tersebut mengundang sejuta pertanyaan besar di kalangan masyarakat Batam khususnya kaum muslim, yang dimana salah satu item dari  bantuan Covid 19 tersebut yakni Sarden kaleng dgn merek PO SUNG ( Mackerel ) yg di impor oleh PT.Sumber Karya Sejati Batam dari Cina tidak memiliki label.

” Saya aneh dan ragu mengkonsumsinya Mas terhadap Sarden kaleng yg termasuk dalam paket bantuan sembako yg disalurkan Kepala BP Batam HM.Rudi kemarin tu” papar yanto ( bukan nama yg  sebenarnya ) pada PaiNews.id di bilangan Nagoya Batam apalagi saya ini Muslim yg mana akan menyambut tahun baru islam yaitu 1 Muharram 1441 H kan lumayan Mas ada lauk Sarden ” terangnya,

Tapi karena kita dalam masa Pandemi ini kita banyak kesulitan mungkin sebagian masyarakat tidak memperhatikannya “kata  yanto pada Media ini,Kamis 20/8/2020

Di tempat terpisah Painews.id juga mengkompirmasi salah satu LSM Komisi Nasional Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan yg berada di kota Batam

Amri Abdi Piliang selaku Waketum II LP- KPK pun mengatakan.dengan nada penuh kekecewaan terhadap kinerja PPK Gugus Tugas Covid 19,Amri Mengatakan Pada Painews.id ”   Semalam sy baru menyadari setelah mendapat kompirmasi dari PaiNews.id bahwa sarden yg dibagikan oleh BP Batam ternyata buatan China dan tidak ada label HALAL dari MUI, untuk itu kpd perangkat RT/RW, Lurah, Camat & Pak Dewan yg terhormat mohon dipertanyakan kepada PA dan PPKnya BP Batam apakah sarden itu hibah dari sitaan BC Batam atau sengaja Import dr China dengan menggunakan uang Rakyat? Ungkap Amri pemuda asal Minangkabau Pariaman yg berdomisi di batam pada Painews.id.

Amri juga menambahkan” Berikan kpd kami masyarakat kota Batam klarifikasi tentang Sarden ini, berapa harga Pengadaan Sarden ini?…
mohon maaf karena kita mayoritas Muslim wajib hharus tau kejelasan makanan yg akan kita konsumsi “tambanya lagi pada Pada Painews.id
Poto Kaper Kepri Painews.id Novizul Khoy bersama Amri Waketum II lembaga Pengawas Kebijakan Pemerintah & Keadilan saat menjumpai Diretur humas BP Batam Dendi senin 24/8/2020.

Painews.id, mendampingi Waketum II LPKPK Amri  mencoba mengkonpirmasi hal tersebut kepada PPK Batam Andrismas di BP Batam, di jln jendral Sudirman no 1 Batam centre Batam, Kepulauan Riau yg diterima oleh Direktur humas BP.Batam Dendi  terkait hal tersebut.

Dendi menjelaskan dengan rinci  kapada kantor berita Painews.id dalam program sembako dari BP Batam, kami sampaikan terkait pertanyaan mengenai produk ikan dalam kaleng sebagai berikut:

1. Pada pelaksanaan pembagian sembako banyak variabel yang ada, salah satunya adalah stock barang sebanyak 284.223 per item.

2. Untuk penyediaan sejumlah itu memerlukan waktu dan perencanaan yang matang dengan mempertimbangkan stock per jenis dan permintaan diluar program sembako.

3. Produk sejenis beberapa merek sudah ada label halal, dan Untuk produk dimaksud, memang belum ada label halal dari MUI, namun kami mempertimbangkan bahwa produk tsb sdh mempunyai sertifikat halal dari negara asal.

4. Kami juga sdh melakukan pembahasan dengan distributor dan penyedia ttg waktu, namun  konsekuensi pembagian bisa tertunda mengingat travel ban dan beberapa proses lain (Importir ikan dalam kaleng  merk Po Sung telah mendaftarkan ke MUI dgn nmr Registrasi 63145 diawal bln juli 2020), sehingga kami tetap melaksanakan pembagian pada tanggal yang telah kami sampaikan agar masyarakat yang terdampak covid19 tidak terlalu lama menunggu sejak Pembagian sembako tahap 3.
Papar Dendi pada dendi pada Painews.id melalui  pesan watshapnya pada Painews.id
Pada kesempatan yg sama Pinnews.id juga mengkompirmasikan pada

Kepala BP Batam HM.Rudi yg juga Walikota Batam Selaku   Ketua Gugus Depan penanganan Covid 19 Kota Batam ini,namun sayang sampai berita ini selesai dikemas & diterbitkan Rudi belum terkompirmasi dengan baik.**** Novizul Khoy

Related posts

Bupati Zaiful Minta Aparatur Kemenag Melayani Umat

Tobi

Chusnunia Melantik Pimpinan Daerah Maporina Kabupaten Lampung Barat masa bhakti 2020-2025

Tobi

Benson Wertha Tagih Janji Komisi I DPRD Tulang Bawang Barat

Tobi
Share via