Painews
JAWA TENGAH

Turut Diperiksa KPK, Sigid Haryo Wibisono Diduga Terlibat Kasus Korupsi Bupati Pemalang Non Aktif MAW

Painews.id Jawa Tengah | Pemalang – Kasus korupsi Bupati Pemalang non-aktif, Mukti Agung Wibowo (MAW) Seret Sigid Haryo Wibisono. Pelaku pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen itu diduga menjadi “Broker” hingga “Problem Solver” MAW.

Sigid Haryo Wibisono menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa 27 September 2022 lalu. Dirinya diperiksa oleh tim penyidik KPK selama kurang lebih enam jam, sejak pukul 09.34 WIB hingga pukul 15.50 WIB.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengatakan, Sigid diperiksa atas bantuannya menjadi broker (penghubung) MAW dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

“Terkait permintaan dana dari pusat untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pemalang.” ujar Ali Fikri lewat pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis 29 September 2022.

Selain itu, tim penyidik KPK juga mencecar Sigid Haryo Wibisono soal dugaan dirinya menjadi problem solver (pemecah masalah) MAW. Ia diduga dimintai tolong menyelesaikan permasalahan mutasi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Dikonfirmasi mengenai pengetahuan saksi (Sigid Haryo Wibisono) soal dugaan adanya permintaan bantuan MAW kepada saksi mengenai penyelesaian pemeriksaan Inspektorat Jateng.”

“Terkait permasalahan mutasi jabatan ASN di Kabupaten Pemalang.” kata Ali Fikri.

Sebagai informasi, Sigid Haryo Wibisono merupakan pelaku pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Bantaran, Nasrudin Zulkarnaen. Ia divonis 15 tahun penjara pada 11 Februari 2010. Ia berperan menjadi penyandang dana dalam perkara tersebut.

Sigid Haryo Wibisono menyerahkan uang Rp 500 juta, dia terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat dalam pembunuhan berencana itu. Sigid bebas bersyarat sejak 6 September 2015, setelah mendapatkan remisi sebanyak 43 bulan 20 hari.

Seperti diketahui, Mukti Agung Wibowo bersama belasan pejabat Pemerintah Kabupaten Pemalang dicokok KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) dalam kasus suap jual beli jabatan, Kamis 11 Agustus 2022. Enam orang ditetapkan tersangka.

Para tersangka tersebut yaitu Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, dan orang kepercayaan bupati/pihak swasta, Adi Jumal Widodo (AJW). Keduanya sebagai tersangka penerima suap.

Tersangka lainnya adalah Pj Sekda Pemalang, Slamet Masduki, Kepala Diskominfo Pemalang, Yanuar Nitbani, Kepala BPBD Pemalang, Sugiyanto dan Kepala DPU-TR Pemalang, Mohamad Soleh. Keempat pejabat itu menjadi tersangka penyuap.

“MAW menuju ke Gedung DPR RI Menemui Seseorang. Ketika MAW beserta rombongan keluar dari gedung DPR RI, Tim KPK langsung mengamankan MAW beserta rombongan dimaksud beserta dengan uang dan bukti-bukti lainnya.” kata Ketua KPK, Firli Bahuri, dalam konferensi pers, Jumat 12 Agustus 2022.

Ditulis Oleh : E. Demokrasi / Mas All

Related posts

Gempa Guncang Salatiga, Banyubiru, Ambarawa dan Bawen

Bang Dheny

TNI – Polri – Satpol PP Dan Tokoh Masyarakat Pemalang Sepakat Sapu Bersih Warung Remang – Remang Yang Diduga Kuat Suguhkan Esek – Esek Di Comal Baru

Teguh Kaperwil Jateng

Yatim – Piatu Alami Kelumpuhan Dari Lahir Dan Hidup Sebatangkara, Muhammad Wazir Warga Dukuh Cilebak – Randudongkal Butuh Uluran Tangan

Teguh Kaperwil Jateng
Share via