Painews
Agam Provinsi Sumbar

Terkait Covid 19, SMA N 1 Tarusan Pessel Keluarkan Kebijakan Orang Tua Harus Tanda Tangan Surat Pernyataan

(Painews.id)Agam —Beredarnya surat pernyataan dari sekolah SMA N 1 Tarusan harus ditanda tangani orang tua siswa membuat gaduh.

Pada pernyataan tersebut menyatakan jika siswa yang mengikuti proses belajar di SMA terdampak pandemi Covid 19 Corona. Maka yang bertanggung jawab adalah orang tua siswa.

Alangkah menakutkan jika hal tersebut terjadi pada anak didik siswa SMA N 1 Tarusan.

Apakah pihak sekolah telah melakukan musyarawah atau sudah sesuai yang dilakukan dengan SOP pendidikan dan SOP Kesehatan yang telah di buat Pemerintah.

Tentang sekiranya ada siswa yang terdampak covid 19. Ucap orang tua murid tidak menyebutkan namanya.

Surat pernyataan tersebut membuat “gaduh” para orang tua siswa. Sampai saat ini berita diturunkan para orang tua siswa belum mau tanda tangan. Karena akan beresiko besar terhadap kesehatan anak.ucapnya lagi.

Kalau hal tersebut tidak segera di sikapi oleh para pemangku jabatan di SMA N 1 Tarusan sangat berdarpak tehadap siswa.

Kita tahu bahwa sakit dan mati bukan urusan manusia.

Dan apakah SMA N 1 Tarusan milik Yayasan pribadi atau milik Pemerintah? Ucapnya lagi.

Sangat di sayangkan diduga terlalu gegabah pihak dalam mengambil kebijakan.Tujuannya baik malah menimbulkan permasalahan. Tukasnya.

Saat berita ini diturunkan pihak SMA N1 Tarusan belum bisa tersambung.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar saat di konvirmasi belum melihat surat pernyataan tersebut. Yang pada intinya sekolah memberikan surat kepada orang tua siswa untuk di tanda tangani salah satu syarat mulai mengikuti belajar dengan tatap muka.

Kalau siswa sudah mengikuti protokol kesehatan,masih ada yang terdampak covid 19.Bukan tanggung jawab orang tua saja. Sekolah dan pemerintah tetap bertanggung jawab. Ucapnya melalui telpon Seluler WA.

Sementara itu Ketua Dpw Lsm Garuda NI Sumbar Bj Rahmad menanggapi pernyataan tersebut dan mengatakan: Pernyataan tersebut agar diluruskan kembali, sehingga tidak menimbulkan polemik bagi siswa dan orang tua siswa.

Diminta Dinas Pendidikan
Provinsi Sumatera Barat untuk menanggapi kebijakan yg dikeluarkan
pihak sekolah ,

Sehingga orang tua anak murid yg sekolah disana tidak cemas dan kebingungan dg aturan tsb. (Tim)

Related posts

Pejabat Sementara, Bupati Agam dan Dandim 03/04 Tinjau Calon Lokasi TMMD di Panampuang

Tobi

Bupati Andri Warman Buka Musrenbang RPJMD Kabupaten Agam Tahun 2021-2026

Tobi

Pemkab Agam Benahi Taman Raya Balingka

Tobi
Share via