Painews
Agam Provinsi Sumbar

Sekolah SMPN 1 Lubuk Basung Diduga Pungli Dana Pengambilan Ijazah

(Painews.id) Agam —Sekolah menengah pertama SMPN 1 Lubuk Basung diduga lakukan  pungli dana pengambilan ijazah tahun ajaran 2020

Padahal seluruh sekolah baik tingkat SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi, Dalam melakukan tugas dan fungsinya telah didukung oleh dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

Sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat atau daerah (sekolah negeri) tidak diperbolehkan melakukan pungutan terhadap wali murid.

Semua ketentuannya telah diatur dalam Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan No 44 Tahun 2012 Tentang Pungutan Dan Sumbangan Biaya Pendidikan Pada Satuan Dasar.

Diterangkan Pasal 9 ayat (1) Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan No 44 Tahun 2012 Tentang Pungutan Dan Sumbangan Biaya Pendidikan Pada Satuan Dasar menyatakan:

: Satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh Pemerintah, dan/atau pemerintah daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan.

Bahkan Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Agam telah mengeluarkan edaran No.421/1754/ Disdikbud-2020 tentang pembebasan sumbangan komite uang perpisahan/kenang-kenangan.

Aturan demi aturan yang di keluarkan baik oleh pemerintah, tidak  bisa terbantahkan bagi SMPN 1 Lubuk Basung Kabupaten Agam untuk lakukan pungli.

Sebelum berita ini ditanyangkan,Beberapa media telah mengkomfirmasi kepala sekolah SMPN 1 Lubuk Basung Syafrianto Spd terkait laporan orang tua siswa ke kantor Dpw Lsm Garuda NI Sumbar.

Syafrianto mengakui ada pungutan uang poto RP 40 ribu, uang administrasi alias mengisi ijazah 30 ribu, serta uang perpisahan Rp100 ribu berjumlah semua Rp 170 ribu.

Setelah pungutan tersebut menuai kontrofersi sampai ke kepala dinas pendidikan Agam Drs Isra Mpd.

Isra memerintahkan agar segera mengembalikan uang tersebut pada siswa.

Namun pihak sekolah hanya mengembalikan uang kenang-kenangan Rp 100 ribu, sedangkan uang poto dan  administrasi Rp 70 ribu tetap tidak dikembalikan.

Semua ini disampaikan beberapa orang tua siswa di kantor Dpw Lsm Garuda NI Sumbar.

Ketua Dpw lsm Garuda NI Sumbar Bj Rahmad juga menyampaikan terkait pungutan di SMPN 1 Lubuk Basung Dpw Lsm Garuda NI telah berkoordinasi dengan Kepala dinas Pendidikan Agam Drs Isra Mpd. Agar semua uang yang di pungut serta menyangkut pengambilan izajah agar segera dikembalikan. Ucap Bjr.

Lanjutnya jika memang benar adanya sebahagian uang yang di kembalikan.

Kita akan koordinasi  lagi ke pihak Dinas pendidikan Agam.

Serta membicarakan langkah berikutnya yang bakalan Dpw Lsm Garuda NI lakukan. Tukas Bj Rahmad. ( TIM )

Related posts

Bupati Agam: Jadikan Kenaikan Pangkat Sebagai Momentum Peningkatan Kerja

Tobi

Pimpin Safari Ramadhan, Wabup Agam Kunjungi Masjid Jami’ Nagari Ladang Laweh

Tobi

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Agam tutup Objek Wisata Selama Lebaran

Tobi
Share via