Painews
Sulawesi Selatan

Rapat Pansus DPRD Pangkep, Dalam Rangka Membahas Pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri, 1441. H

(Painews.id)Pangkep -sul-sel– DPRD dan Pemerintah Kab. Pangkep, menggelar rapat koordinasi (rakor ), di kantor DPRD Pangkep Bertempat di Lantai dua, Rabu jam 02,30. WIB 20-05 /20.

Yang saat ini berada di tenaga pandemik covid-19. Bersama Forum pembela Islam, Kasatpol pp, Kemenak, MUI.

Dalam kesempatannya Tim pansus dprd yang memimpin rapat tersebut mengungkapkan bahwa pelaksanaan syalat idul Fitri.1. Syawal 1441.

Bapak wakil Bupati Pangkep Syabbang Syammana menerapkan untuk mempercepat pemutusan mata rantai covid-19.

Kita ikuti sesuai dengan Intruksi Presiden, Bahwa tidak ada kegiatan apapun seperti mengumpulkan masyarakat secara masif” Ucap  Wakil Bupati Pangkep.

Selaing itu ia juga menegaskan, bahwa peraturan yersebut harus di patuhi oleh seluruh kabupaten guna menghindari adanya kasus baru positif covid-19. Forum pembela Islam (FPI ).

Menyampaikan aspirasi permohonan nya agar di beri waktu salat jum”at kali ini saja menurutnya di syalat jum”at terahir di bulan suci ramadan adalah sangat penu berkah.TIM.

Pembicara gugus penanganan covid-19. Dr.H. Annas Ahmad menyeruhkan kepada semua pihak . untuk mengambil langka bersama, untuk memutus penyebaran virus terse but.

Dr.Annas menegaskan ini bukan saatnya untuk kita berpolimik tapi yang terpenting adalah kita harus mematuhi segala himbauan yang dikeluarkan pemerinta karena jika tidak, maka tidak terputus kemungkinan kasus positif covid-19. Di pangkep semakin bertamba.

Kami dari Tim Gugus covid-19. Relah meninggalkan keluarga demi tugas untuk menyelamatkan masyarakat pangkep.

Annas menjelaskan bertambahnya satu kasus positif covid-19. Dari Kev. Mandalle yaitu laki-laki(16) th. Adalah klaster turunan magetang yang saat ini suda menjadi transmisi lokal, jelasnya, Data tim posko penanganan covid-19. Saat ini berjumlah 19 orang, tujuh orang isolasi mandiri, lima orang di rawat, 6 orang sembuh dan satu orang meninggal dunia.

Bapak wakil bupati pangkep Sabbang Syammana setelah mendengarkan semua terkait maka pak wakil bupati pangkep memutuskan bahwa harus mematuhi hasil intruksi president, semua masyarakat melaksanakan salat idul fitri 1 syawal 1441.H di rumah masing2.tidak di perbolehkan di mesjid, di musyallah maupun dilapangan…………..(Adl).

Related posts

Penyaluran BLT di Desa Bara Batu Berjalan Lancar dan Kondusif

Tobi

Gubernur Nurdin Abdullah, Minta Pemda Dan Forkompimda Sosialisasi Masif Sholat Idul Fitri Di Rumah

Tobi

DPD Komunitas Pendukung RI -1. Pangkep SUL-SEL, Peduli Warga Terdampak COVID-19. TIM KPRI-1: ini Metode Pendistribusianya

Tobi
Share via