Painews
HukumPEMPROV Lampung

Permasalahan Pengadaan AC GRJ dan Gedung Perawatan Anak RSUD Abdul Moeloek Sempat Menuai Pertanyaan

(Painews.id)Bandar Lampung   Pada Tahun 2018 RSUD Abdul Moeloek Melaksanakan Pekerjaan Pengadaan AC Gedung Rawat Jalan dan Gedung Perawatan Anak dengan Anggaran 3,1 Miliar Lebih yang bersumber dari Dana Subsidi APBD PEMPROV Lampung, Sempat Menuai masalah “Pasalnya” Pekerjaan Tersebut Diduga Terdapat Pengurangan Volume atas item pekerjaan Sebesar 400 juta lebih

Ikhwal Informasi Pekerjaan Tersebut Dibenarkan Oleh dr. Elitha M Utari,MARS Direktur umum dan keuangan RSUD Abdul Moeloek  “Memang benar tahun 2018 Ada Pekerjaan Pengadaan AC Gedung Rawat Jalan dan Gedung Perawatan Anak itu ada kok bisa dilihat, untuk anggaran tidak tahu persis, ucapnya. Senin 20/1

Mengenai sumber Dana harus di Pahami agar tidak salah informasi kami RSUD Abdul Moeloek menejemennya BLUD kita punya Dua sumber Dana yaitu dari Pendapatan BLUD(Badan Layanan Umum Daerah) dan Dana subsidi Dari PEMPROV Lampung Kata dr. Utari

Untuk Pekerjaan Pengadaan AC Gedung Rawat Jalan dan Gedung Perawatan Anak itu bersumber dari Dana Subsidi PEMPROV Lampung, tentu mekanismenya dengan di Lelang, sesuai Aturan jadi sepertinya gak ada masalah

Pada Kesempatan yang Sama Zaim,SKM.,MM Kasubag PPL RSUD Abdul Moeloek Mengatakan Pekerjaan Pengadaan AC Gedung Rawat Jalan dan Gedung Perawatan Anak, pada waktu itu sudah PHO dan Dinyatakan Selesai 100 % sudah diserah terimakan bulan September 2018 , dan anggarannya kalau gak salah 3,1 Miliar Lupa persisnya

Terkait Hasil dari BPK Perwakilan Lampung yang Terdapat Kekurangan Volume 400 juta lebih sudah dikemblikan ke KAS Daerah oleh pihak Rekanan melalui PPK RSUD Abdul Moeloek antara bulan Maret atau April 2019 Ada bukti Restensinya, Ungkap Zaim.

(Tim Kaper)

Related posts

Ketua Divisi Advokasi dan Penegakkan Hukum LBH PAI Syech Hud Ismail, S.H, Ketidaktahuan Seseorang Akan Undang- Undang Tidak Dapat Dijadikan Alasan Pemaaf

Tobi

Pemprov Lampung Ajak Putra Pariwisata dan Para Peserta Ajang Pencarian Bakat Bersinergi dalam Pembangunan Daerah

Tobi

Dua Anggota DPRD Lampung Jadi Korban Anarkisme dalam Unjuk Rasa Terkait UU Cipta Kerja

Tobi
Share via