Painews
Kota Metro

Pelatihan Bagi Pelaku Usaha UMKM, Pemkot Metro Terus Berupaya Melakukan Pemulihan Perekonomian

(Painews.id) Metro–Pemerintah Kota (Pemkot) terus berupaya melakukan pemulihan perekonomian di wilayah setempat. Diantaranya seperti memberikan pelatihan guna peningkatan perekonomian pelaku usaha mikro.

Pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Tahun 2021, dilaksanakan di Lec Kartikatama, Kelurahan Margorejo, Metro Selatan, Jumat (18-6-2021).

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin yang meninjau langsung pelatihan usaha itu mengatakan UMKM merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan pekerjaan. Selain itu, UMKM juga memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat.

“Mengingat pertumbuhan dan aktifnya sektor yang dijalankan UMKM, akan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Terutama tersedianya lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan bagi masyarakat,” ujar Wahdi.

Saat ini, lanjut Wahdi, Pemkot Metro terus berupaya memberdayakan ekonomi masyarakat dengan penguatan produksi. Baik dari penguatan penguasaan distribusi dan pemasaran, penguatan masyarakat untuk mendapatkan penambahan ekonomi, serta penguatan masyarakat untuk memperoleh informasi, pengetahuan dan keterampilan.

“Tentunya harus dilakukan secara multi aspek, baik dari aspek masyarakat sendiri, maupun aspek kebijakan. Semua masyarakat dari latar belakang apapun dapat mengikuti kegiatan ini. Sebab, untuk menjadi seorang pengusaha memang diperlukan dana, tapi yang paling terpenting yakni, niat, tenaga, kerja keras, serta ulet dalam menjalankan usaha tersebut,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas UMKM Kota Metro, Siti Aisyah berharap pelaku UMKM mampu mengasah keterampilan dan keahliannya, baik dari pendidikan formal maupun kursus atau pelatihan yang diberikan.

“Pelatihan ini bertujuan untuk menumbuhkan pendapatan masyarakat, dan mengembangkan Sumber Daya Manusia di Kota Metro, untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif lagi,” ungkapnya.

Siti Aisyah menjelaskan, bantuan yang akan di terima setiap kelompok berupa, Mesin penepung susu, 15 wajan untuk 3 kelompok usaha, 1 Mesin Pasteurisasi, Rak stainless, meja stainless, dan mesin continuous sealer.

“Ada 3 IKM kelompok susu Yosodadi mengolah susu bubuk, Kelurahan Rejomulyo mengolah susu karamel, Kelurahan Yosomulyo mengolah aneka rasa susu,” papar Siti Aisyah (tim)

Related posts

Kadis Kesehatan Kota Metro Erla Adrianti, Siap Menerima Pasien Rujukan Covid-19

Tobi

MUI Kota Metro Mengevalusi Perkembangan Covid-19, Guna Menentukan Pelaksanaan Solat Idul Fitri

Tobi

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung Reses di Kota Metro, Serap Aspirasi Milenial Pelaku UMKM

Tobi
Share via