Painews
DaerahHukumKriminal

Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan Di Kabupaten Samosir , AWDI Minta Tindak Tegas

(Painews.id)Muara Enim , Sumatra Selatan — Kecaman keras datang dari berbagai ormas kewartawan, belakangan ini banyaknya aksi kekerasan terhadap sang pemburu berita yang nyata-nyata mereka dilindungi undang undang Pers No.40/1999. Minggu (16/2/2020).

Seorang wanita, Asnitha Hunterhard (32) warga Desa Sialanguan Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, wartawan salah satu media online, pada Selasa (11/02) malam mengalami penganiayaan di Desa Panampangan Pangururan.

Korban mendapat kekerasan pisik diduga dari berinisial PN warga Pangururan sewaktu bertemu di halaman Cafe Permata langsung menampar keras pipi Asnitha. Tamparan diikuti dengan pemukulan di bagian dada (payudara) sehingga ada bekas memar, lalu pelaku kembali menunjang kaki Asnitha dengan kuat.

“Ada lagi ucapan yang tidak bisa hilang dari ingatan, bahwa siapapun media/wartawan yang berani memberitakan proyeknya akan dihabisi,” ujar Asnitha.

Menurut Asnitha, kejadiannya bermula saat dirinya bersama dengan rekannya wartawan media lain melakukan liputan ke salah satu pekerjaan pengaspalan jalan di daerah itu yang dikerjakan pada tahun anggaran 2019 lalu.

Mendengar kejadian kekerasan terhadap rekan satu profesi melalui pemberitaan di salah satu media Ketua DPC AWDI Kabupaten Muara Enim Rudi Yansyah mengatakan, ia sangat menyesalkan tindakan oknum tersebut yang telah melakukan tidakan kekerasan pada rekan wartawan terlebih lagi dia seorang wanita.

Dimana, profesi kewartawanan yang tugasnya meliput dan memburu berita untuk di beritakan ke publik tidak boleh dihalang-halangi, apalagi melakukan tindakan kekerasan.

“Saya selaku Ketua DPC AWDI Kabupaten Muara Enim mengecam keras, atas apa yang dilakukan oleh oknum manapun yang telah melakukan kekerasan terhadap wartawan, Karena ini sudah melanggar UU Pokok Pers No 40/1999 dengan ancamana penjara 2 tahun dan denda Rp 500 juta ini yang menjadi dasar payung hukum bagi profesi kewartawanan di negara kita ini,” kata Rudi.(irawan/Rudi)

Related posts

Ini Kronologis dan Motif Pasutri Membuang Bayi Mereka Ke Sungai Tulang Bawang

Tobi

Dua Pelaku Curanmor Yang Beraksi di Dua TKP Ditangkap Polsek Dente Teladas

Tobi

Advokat  LMH – PAKAR  Melaporkan Kepala BPN TUBABA 

Tobi
Share via