Painews
Agam Provinsi Sumbar

Keluhan Pedagang Kaki Lima Lubuk Basung Saat Corona Covid-19 Melanda

(Painews.id)Agam — Saat Wabah corona yang melanda,membuat para pedagang kaki lima Lubuk Basung Bak memakan buah simalakama.

Lockdown itulah yang tepat di lakukan saat masa Corona, sepertinya tidak di gubris oleh para pedagang kaki lima.

Pemkab Agam melarang untuk berjualan di pasar-pasar namun solusi tidak ada,
dari pada kami mati kelaparan biarlah kami berjualan di mana bisa.

Walaupun kami harus di hadang oleh aparat kami tetap berjualan demi mencari sesuap nasi, untuk menyambung hidup kami kata salah seorang pedagang Murti saat di temui di pasar dadakan depan SMP 1 Lubuk Basung.

Memang ada bantuan pemerintah yang kami terima kurang lebih satu bulan yang lalu hanya berupa beras  bulog 20 kg dan garam dua bungkus kecil,sedangkan kondisi beras bantuan tersebut sangat miris untuk di makan.

Untuk lebih jelas silakan bapak bertanya pada masyarakat penerima bantuan tersebut.

Apa hendak dikata sebagai masyarakat kecil kami bak memakan buah simalakama, yang intinya hanya bisa menerima apa yang di beri pemda Agam.

Kondisi saat ini kami di larang berjualan di pasar namun solusi tidak diberikan,sehingga kami sepakat untuk berjualan di depan SMPN 1 Lubuk Basung. Walaupun banyak sekali resiko yang akan datang, kami siap menerimanya.

Biarkan kami bertaruh untuk hidup dengan dari segala resiko, ketimbang menunggu bantuan pemerintah yang tak jelas realisasinya. Ujarnya lagi dengan mata bebinar.

Ditempat yang sama hal senada juga di sampaikan Kudri,dengan mengatakan kondisi saat ini pemda hendaknya mencarikan solusi untuk para pedagang. Sehingga dapat di kontrol untuk sosial distansing, bukan menegakkan aturan tanpa solusi.

Saat ini masyarakat sudah mulai jenuh dengan kondisi kehidupan yang semakin rumit. Jangankan untuk kebutuhan tambahan, untuk makan pun sulit, ujarnya lagi. (Bj)

Related posts

Pemkab Agam Siap Hadapi Evaluasi Kabupaten Layak Anak

Tobi

Pemkab Agam Usulkan 7.610 Pelaku UMKM Dapat BLT

Tobi

Pemkab Agam Lelangkan  Pembongkaran 3 Unit Gedung Lama

Tobi
Share via