Painews
Agam Provinsi Sumbar

Irawati. S. Pd, M. P d, Hasilkan 3 Buah Buku Karyanya

(Painews.id)Agam —  Dinas Pendidikan Kabupaten Agama mendorong kepala sekolah untuk menulis buku. Pihaknya menargetkan di Kabupaten Agam memiliki seribu penulis baru dari kalangan pendidikan, mulai dari guru, siswa, dan kepala sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam , Isra.S.Pd ,M. Pd mengatakan, kepala sekolah memiliki tugas sebagai pengelola jalannya pendidikan di sekolah. Selepas dari tugasnya itu, kepala sekolah diharapkan menulis buku.

”Saya kira, ini tidak akan mengganggu tugas utama mereka sebagai manajemen sekolah. Karena, tugas mereka di sekolah sejak pagi hingga siang. Selepas dari tugas itu, masih banyak waktu untuk menulis sebuah buku, baik itu berupa gagasan yang dimiliki hingga karya inovatif,” kata Isra”

Ada suatu mutiara sederhana yang patut kita banggakan, terlahir dari sebuah keluarga sederhana. Seorang sosok kepala sekolah muda. Siapa dia? Yaitu ibu muda yang bernama Irawati yang telah menyandang gelar sarjana dan di beri gelar terakhir Irawati. S. Pd, M. Pd.

Siapapun tidak menyaka, Irawati mampu berkarya dengan 3 buah buku yang telah diluncurkannya. Bahkan beliau tengah meramu buku terbitnya yang ke 4.

Berikut kita simak, siapa dia?

Irawati,S.Pd,M.MPd adalah seorang wanita yang lahir di Koto Alam KampuangTengah Kecamatan Palembayan 43 tahun yang lalu tepatnya tanggal 24 April 1977, Ia memulai kariernya sebagai guru tahun 1999 dan tahun 2014 diangkat menjadi kepala sekolah di SDN 40 Surabayo selama 5 tahun 9 bulan. Setelah itu dimutasi ke SDN 04 Sikabu semenjak tanggal 6 Januati 2020 dan di percaya sebagai ketua gugus IV Kecamatan Lubuk Basung.

Awal memulai sebagai penyair adalah setelah mengikuti pelatiahan menulis di Kelas Kepala Sekolah Menulis yang diadakan oleh Ikatan Penulis Penggerak Literasi (IGPPL) Sumatera Barat tahun 2018. Selain itu ia juga aktif menulis di sebuah grup WA Komunitas Guru Penggerak Literasi (Kreasi).

Dari kegiatan tersebut ia berhasil melahirkan sebuah buku antologi puisi yang berjudul Literasi Rohani Bertafakur Kehidupan. Buku ini merupakan kumpulan puisi dari beberapa anggota KREASI tentang rasa prihatin terhadap sanak saudara yang mendapat cobaan dengan adanya gempa di Palu dan Donggala.

Setelah itu ia juga berhasil menyelesaikan satu buah buku kumpulan puisi karangan sendiri yang berjudul Romantika Kehidupan. Buku ini berisi tentang cinta dan kerinduannya pada kedua orang tuanya yang telah tiada yang ia tuangkan dalam bentuk puisi.

Untuk mengasah kemampuannya dalam menulis, ia juga ikut pelatiahan pada kelas editor yang diadakan oleh IGPPL bekerjasama dengan Media Guru Indonesia, pelatihan menulis yang di adakan oleh Pondok Literasi Kabupaten Agam yang bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Balai Insan Cendikia.

Motivasinya mengikuti kegiatan menulis ini adalah untuk mensukseskan Gerakan Literasi Sekolah yang dicanangkan oleh Bupati Kabupaten Agam. Selaim itu, ia juga ingin mengasah kemampuannya dalam melahirkan sebuah karya yang bisa bermanfaat bagi orang banyak.

Setelah berhasil melahirkan dua buku, penyair pemula ini terus berusaha untuk terus menulis hingga lahir buku ketiga yang berjudul Jingga Diambang Senja. Buku juga dikemas dalam bentuk puisi. Buku ini menceritakan tentang suka duka penyair dalam mengarungi bahtera rumah tangga dan dalam puisi ini penyair juga mencurahkan rasa syukur memiliki pendamping hidup dan belahan jiwa yang selalu ada dalam situasi apapun.

Saat ini ia juga sedang merilis sebuah buku berbentuk novel yang menceritakan perjalanan cintanya di Puncak Gaduang.

Pembaca yang budiman penasaran dengan karya-karyanya? Silakan dapatkan bukunya dengan langsung menghubunginya di kontak 081374785484.

Kepada media Irawati mengatakan, dalam menulis sebuah buku, saya jadikan sebuah pengalaman untuk menimba ilmu. Dan selanjutnya ingin berbagi dengan sesama. ” Tutup Irawati’. ( AL GURU).

Related posts

AWPI Agam Terima Bantuan 350 Batang Bibit Tanaman Dari BKSDA Resort Agam

Tobi

PMI Provinsi Sumatera Barat Beri Bantuan Berupa Alat Bahan Disfektan Kepada PMI Kab. Agam

Tobi

Ruang Isolasi Covid.19 RSUD Lubuk Basung Penuh Nakas Kewalahan

Tobi
Share via