Painews
Tulang Bawang

Dinas Pertanian Tulang Bawang Mulai Melakukan Vaksinasi Rabies Gratis

Painews.id)Tulang Bawang–Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tulangbawang, 06 Gustustus 2020 Mulai melakukan kegiatan Vaksinasi Rabies Gratis untuk anjing, kucing dan kera.Jum’at (07-08-2020).

Program ini dilaksanakan setiap Senin-Jum’at pukul 09.00-15.00 selama bulan Agustus hingga September di Puskeswan Banjar Agung maupun di beberapa titik vaksinasi massal.

Titik vaksinasi keliling diadakan dibeberapa kampung dengan populasi anjing yang tinggi. Hari ini 5 Agustus 2020, vaksinasi rabies massal diadakan di belakang Hotel Nusantara, Kecamatan Banjar Agung.

Program Vaksinasi Rabies dilakukan rutin setiap tahunnya dalam menyambut Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap tanggal 28 September. Adapun sebelum hewan divaksinasi, hewan terlebih dahulu diperiksa kesehatannya oleh dokter hewan.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi hewan yang akan divaksinasi rabies antara lain sehat, berumur minimal 4 bulan, telah adaptasi di rumah minimal 7 hari (bagi hewan yang baru diadopsi) dan tidak dimandikan dalam 2 hari terakhir. Syarat tersebut dimaksudkan agar vaksin yang diberikan ke hewan dapat maksimal membentuk antibodi terhadap virus rabies.

Rabies adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh salah satu virus RNA dari genus Lyssavirus, famili Rhabdoviridae, virus berbentuk seperti peluru yang bersifat neurotropis, menular dan sangat ganas1. Rabies merupakan salah satu dari Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) di Indonesia. Sejak tahun 2017, hanya sembilan daerah yang dinyatakan bebas rabies yaituKepulauan Riau, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Barat (NTB), Papua Barat, Papua, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Namun pada Maret 2019, NTB terkonfirmasi tertular penyakit rabies2

Berdasarkan peta diatas, Lampung masuk dalam daerah endemik rabies dengan tingkat penularan sedang. Rabies menular ke manusia dan hewan lain melalui jilatan (air liur) atau gigitan dari hewan yang terjangkit virus rabies seperti anjing, kucing, kera, musang, serigala maupun kelelawar3. Gejala klinis pada hewan terinfeksi rabies memiliki 2 bentuk yaitu ensefalitik/ganas (furious)dan paralitik (dumb).

bentuk gejala ganas (furious) ditandai dengan perilaku hewan abnormal (tidak seperti biasanya), agresif, kejang dan menggigit manusia atau hewan lain tanpa adanya provokasidan akhirnya mati. Sedangkan gejala paralisis (dumb) ditandai adanya gejala sulit menelan, penurunan kesadaran, takut terhadap cahaya dan selalu mencari tempat gelap, ketidakseimbangan gerak, kelumpuhan, kejang, lalu mati.

Menurut WHO (2016), 3 strategi pengendalian rabies, diantaranya pendidikan, vaksinasi dan eliminasi. Untuk itu, Program Vaksinasi Rabies Gratis yang diadakan Puskeswan Banjar Agung dibawah naungan Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang merupakan salah satu bentuk strategi untuk mendukung pengendalian rabies di lingkungan masyarakat.

Akan tetapi, “keberhasilan pengendalian dan pemberantasan rabies bergantung kepada tingkat pemahaman tentang penyakit rabies dan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyukseskan program pengendalian rabies.”(wr)

Related posts

Bupati Tulang Bawang Hj.Winarti Pimpin Langsung Acara Sumpah Dan Janji ASN, Ini Pesan Winarti

Tobi

Kaban Kesbangpol Tuba Hadiri Rapat Audensi DPD JPKP Tuba

Tobi

Terharu..! Dandim 0426 Letkol Inf Kohir Di ahir Masa Jabatan Resmikan Lapangan Apel ” PAMUNGKAS.”

Tobi
Share via