Painews
Daerah Hukum

Diduga Kuat Dana BUMDes Hanya Untuk Memperkaya Diri

(Painews.id)Lampung Selatan —Badan usaha milik desa (BUMDes) diperuntukkan agar dapat membantu warga masyakat dalam urusan perekonomian keluarga.

Namun hal tersebut tidak demikian adanya dengan BUMDes di Desa Wonodadi Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Lampung Selatan, Pasalnya dana BUMDes tahun anggaran 2017 dan 2018 diduga dipergunakan untuk kepentingan pribadi pengurus.

Pihak inspektorat Lampung Selatan Telah melakukan pemeriksakan terkait dugaan bundes desa wonodadi yang di duga di pergunakan kepentingan pribadi pengurus bundes tersebut tapi saat di pertanyakan kepada media, Rabu (19/02).

Pihak inspektorat tidak bisa memberikan statmen terkait hasil pemeriksaan para pengurus BUMDes dan mantan kades Marino,” kilahnya.

Pengurus BUMDes Desa Wonodadi berkata bohong terkait pembelian tanah warung desa (wardes) yang terletak di samping kantor desa w
Wonodadi sigit selaku ketua BUMDes menjelaskan luas tanah milik wardes 20×20 cm. seharga RP.40.000.000,- (empat puluh juta rupiah)”.

Ketika di pertanyakan kepada pemilik tanah supardi menjelaskan benar tahan itu milik saya yang berada di samping kantor desa wonodadi dan di beli oleh pihak desa untuk membuat warung desa dengan luas tanah 20×20 cm. seharga harga Rp.35.000.000.- (tiga puluh lima juta rupiah) kalau yang di katakan pengurus bundes Rp.40.000.000,- itu tidak benar,” paparnya.

“Mas, saya katakan terus terang bahwa BUMDes di Desa Wonodadi sama sekali tidak berjalan. Tempat mau buat usaha warung desa (Wardes) yang direncanakan belum selesai dibuat, apa lagi mau menghasilkan keuntungan, itupun dugaan kami dana BUMDes dipergunakan untuk kepenting pribadi pengurusnya.

“Kami selaku masyarakat Desa Wonodadi merasa sangat kecewa kepada pengurus BUMDes karena para pengurus diduga hanya memperkaya diri pribadi saja, “paparnya. Minggu (09/02).

Untuk diketahui pada tahun 2017 anggaran dana BUMDes sebesar Rp. 80.000.000,- (Delapan Puluh Juta Rupiah) dan pada tahun 2018 dianggarkan lagi sebesar Rp. 103.000.000,- (Seratus Tiga Juta Rupiah).

Adapun kegunaan dana tersebut untuk pembelian tanah seluas 20X20 m2 seharga Rp. 40.000.000,- (Empat Puluh Juta Rupiah), kemudian membangun kios habis dana sebesar Rp. 70.000.000,- (Tujuh Puluh Juta Rupiah) dan dipergunakan untuk pembelian molen seharga Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah).

“Itu berarti dana BUMDes Desa Wonodadi pada tahun anggaran 2017 dan tahun 2018 masih ada sisa sebesar Rp. 53.000.000,- (Lima Puluh Tiga Juta Rupiah).

Terkait hal itu tentu kami masyarakat menduga bahwa uang BUMDes tersebut dipergunakan untuk kepentingan pribadi oleh pengurus, “Paparnya.

Dikonfirmasi Edison selaku bendahara membenarkan pada tahun 2017 dan tahun 2018 menerima dana BUMDes sebesar RP. 183.000.000,- (Seratus Delapan Puluh Tiga Juta Rupiah).

“Benar pada tahun 2017 dan tahun 2018 kami menerima dana BUMDes sebesar RP. 183.000.000,- (Seratus Delapan Puluh Tiga Juta Rupiah). Tapi saya selaku bendahara tidak tahu berapa lagi jumlah sisanya dana itu. Dan dana yang tahun anggaran 2019 juga masih ada tapi belum di pergunakan, dana masih ada direkening, bukunya ketua yang pegang, “Jelasnya.

Ditempat terpisah Sigit selaku ketua BUMDes Desa Wonodadi menjelaskan bahwa dana anggaran BUMDes pada tahun 2017 dan tahun 2018 itu sebesar RP. 183.000.000,- (Seratus Delapan Puluh Tiga Juta Rupiah).

“Iya benar dana anggaran BUMDes pada tahun 2017 dan tahun 2018 itu sebesar RP. 183.000.000,- (Seratus Delapan Puluh Tiga Juta Rupiah). Tapi sudah dipergunakan untuk pembelian tanah seluas 20X20 m2 seharga Rp. 40.000.000,- (Empat Puluh Juta Rupiah), kemudian membangun kios habis dana sebesar Rp. 70.000.000,- (Tujuh Puluh Juta Rupiah) dan dipergunakan untuk pembelian molen seharga Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah).

Dan sebesar Rp. 36.000.000,- (Tiga Puluh Enam Juta Rupiah) tanpa musyawarah dengan saya dipakai oleh bendahara BUMDes saudara Edison diawal tahun 2018 yang lalu. Sisanya dana tersebut ada direkening BUMDes, namun untuk dana anggaran tahun 2019 tidak ada. “Tutupnya. (Tim Asep)

Related posts

Polda Lampung Akan Dalami Laporan Kabag Umum Pemda Lamtim

Tobi

Akibat Terpeleset Siswi SMP Tenggelam Di Sungai Comal Pemalang

painewsadmin

Polisi Tangkap Pelaku Curas di Kampung Tunggal Warga, Kompol Rahmin : Modusnya Ngaku Polisi Dari Polsek Unit 6

Tobi
Share via