Painews
Agam Provinsi Sumbar

Banyak Masalah Saat Pandemi Covid19, Anggota DPRD Agam Dapil VI Reses ke Tanjung Raya

(Painews.id) Agam — Sebagai wakil rakyat, dan perpanjangan tangan masyarakat kepada pemerintah, DPRD Agam menunjukkan fungsi dan tugasnya dengan mengagendakan reses ke dapil masing-masing anggota. Reses tersebut bertujuan sebagai menjemput aspirasi dari masyarakat secara langsung.

Kali ini, Anggota DPRD Kabupaten Agam Dapil VI melaksanakan reses untuk masa Persidangan II Tahun 2020 ke Kecamatan Tanjung Raya pada Jumat (12/6), untuk menjemput aspirasi masyarakat di kecamatan tersebut.

Beberapa orang Anggota Dewan dari Dapil VI yang hadir mengikuti reses tersebut yakni, Irfan Amran, Suhermi, Syaharuddin, Alhamdi Arif, Mardisal Athan. Reses yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Tanjung Raya berlangsung dengan aman. Acara di buka langsung oleh Camat Tanjung Raya Handria Asmi, S.STP. M.Sc dengan sambutan nya mengenai keaadaan dan kondisi di Kecamatan Tanjung Raya yang sampai saat ini tidak ada warga Tanjung Raya yang positif covid 19. Selanjutnya menyampaikan tujuan silaturahmi anggota DRPD Agam dalam bentuk Reses. Reses Perdapil ini dengan Tokoh Masyarakat, sebagai bentuk untuk menjaring aspirasi dan keluhan-keluhan masyarakat Tanjung Raya yang nantinya dapat disampaikan dalam sesi dengar pendapat”, tutur camat Tanjung Raya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Agam, Irfan Amran menjelaskan meski dalam suasana covid reses ini kita harapkan dapat berjalan dengan lancar. ” Walaupun dalam suasana pandemi Covid-19 kita harapkan acara ini dapat berjalan dengan lancar, dengan tetap mematuhi protokol penanganan Covid-19 dengan menjaga jarak duduk tamu yang hadir”, ungkap Irfan Amran.

“Reses ke dapil ini bertujuan untuk menyerap dan menjaring aspirasi dari masyarakat Se Kecamatan Tanjung Raya, yang telah di wakilkan oleh Bapak/Ibu yang hadir saat ini”, katanya lagi.

Sementara itu, dalam pertemuan penjaringan aspirasi masyarakat tersebut, ada beberapa poin-poin aspirasi yang disampaikan oleh tamu undangan yang hadir dalam reses diantaranya masalah pendidikan karakter anak selama Pandemi ini, dimana anak-anak belajar di rumah dengan telepon seluler, dengan banyaknya pengaruh dari media sosial, televisi dan makanan, masalah regrouping yang akan terjadi di Sekolah Dasar di Kecamatan Tanjung Raya, masalah dana BLT pada saat ini, masalah Pokir anggota DPRD, masalah jalan yang berlubang dari Simpang Kandis sampai Ambun Pagi, Masalah pengangkatan perangkat daerah yang masa jabatannya cukup lama agar perda nya ditinjau ulang lagi.Menanggapi aspiarasi yang disampaikan oleh Walinagari, Ketua Bamus, Ketua KAN dan Tokoh Masyarakat, Alhamdi Arif menjelaskan mengenai dana bantuan selain pokir dari anggota dewan yang didapatkan oleh nagari, memang harus ada kita cari dana atau pun program bantuan lain, salah satunya program dari kegiatan Kepala Dinas yang menggunakan dana APBD. Tetapi untuk saat sekarang ini program tersebut ditiadakan karena dana APBD tersorot untuk bantuan dana covid19 ini”, jelas Alhamdi.

Sementara itu, senada dengan Alhamdi Arif, Suhermi menanggapi tentang pendidikan. “Masalah Pendidikan dan karakter anak saat ini selama sekolah diliburkan kita juga harus bersama-sama untuk memulihkan sikap dan jiwa anak anak murid untuk bangkit menjadi anak yang lebih baik lagi bisa dengan bantuan para ulama dan tokoh-tokoh masyarakat itu sendiri. Masalah regrouping sekolah kita juga harus turut membangun Sekolah yang sudah ada sekarang dengan menyekolahkan anak anak kita disekolah tersebut dan tidak mendaftarkan anaknya ke sekolah tetangga agar tercukupi jumlah siswa dalam satu sekolah ini”, tutur Suhermi.

Selanjutnya, Mardisal Athan memberi tanggapan mengenai “ masalah dan BLT yang berbeda di tiap tiap masyarakat itu berdasarkan data yang sudah ada, dimana dana BLT itu terbagi dua pula, pertaman dana BLT untuk masyarakat miskin yang kedua dan BLT untuk masyarakat yang kena dampak Covid19 jadi tidak semua warga yang menerima dana BLT tersebut, hanya salah satu”, jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan aspirasi dan keluhan yang telah disampaikan dari perwakilan masyarakat se kecamatan tanjung Raya tadi baik dari KAN, Walinagari, Tokoh Masayarakat, Wali Jorong, Bamus Nagari, Wakil Ketua DPRD Agam itu menyebutkan semuanya sudah kami tampung dan insyaallah akan ada jalan dan pembahasan lebih lanjut nya bagi kami di DPRD” nanti”, tutupnya. ( AL GURU)

Related posts

Polres Agam Gelar Konfrensi Pers Akhir Tahun 2020

Tobi

Momentum Bulan Suci Ramadhan, Keluarga Besar Pro-KP Agam Santuni Anak Yatim

Tobi

Pengurus Masjid Baiturrahmah Simpang IV Mato Aia Berikan Santunan Pada Anak Yatim

Tobi
Share via